SASIS BAN

 Kode ban motor adalah rangkaian angka dan huruf di dinding ban yang menunjukkan ukuran, tipe, dan spesifikasi ban. Contohnya:

90/80-14 43P

Berikut arti masing-masing kode:

1️⃣ Lebar Ban (90)

Angka pertama = lebar ban dalam milimeter (mm)
Contoh: 90 berarti lebar ban 90 mm.

2️⃣ Rasio / Profil Ban (80)

Angka kedua = tinggi dinding ban (% dari lebar)
Contoh: 80 berarti tinggi ban = 80% dari 90 mm.

Semakin kecil angkanya → ban lebih tipis & sporty.
Semakin besar → lebih empuk & nyaman.

3️⃣ Diameter Velg (14)

Angka setelah tanda “-” = diameter velg dalam inci
Contoh: 14 berarti untuk velg 14 inci.

4️⃣ Indeks Beban (43)

Angka setelah ukuran = batas beban maksimum
Contoh: 43 = maksimal ±155 kg (tergantung tabel load index).

5️⃣ Kode Kecepatan (P)

Huruf terakhir = batas kecepatan maksimum aman

Contoh:

  • P = 150 km/jam

  • S = 180 km/jam

  • H = 210 km/jam


Contoh Ukuran Ban Motor Populer

  • 80/90-14 → sering dipakai motor matic depan

  • 90/90-14 → matic belakang

  • 70/90-17 → motor bebek depan

  • 80/90-17 → motor bebek belakang

Kalau kamu kasih ukuran ban motormu sekarang, aku bisa jelaskan lebih detail atau bantu rekomendasi ukuran yang cocok 👍

Indeks beban ban seperti 43 = 155 kg itu bukan hasil rumus perhitungan langsung, tapi berasal dari tabel standar internasional (Load Index Table) yang ditetapkan oleh organisasi seperti ETRTO / ISO.

Jadi angka 43 tidak dihitung dari ukuran ban, melainkan sudah ditetapkan dalam tabel.


📌 Kenapa 43 = 155 kg?

Setiap angka indeks punya nilai beban maksimum tertentu. Contoh sebagian tabelnya:

Load IndexMaksimal Beban
40140 kg
41145 kg
42150 kg
43155 kg
44160 kg
45165 kg

Jadi kalau tertulis:

90/80-14 43P

Artinya:

  • Satu ban maksimal menahan 155 kg

  • Huruf P = maksimal 150 km/jam


📌 Cara Menghitung Total Beban Motor

Karena motor pakai 2 ban, maka secara teori:

155 kg × 2 = 310 kg total beban maksimum

TAPI ⚠️ dalam praktik:

  • Beban tidak terbagi rata 50:50

  • Biasanya ban belakang menahan ±60–70% beban

  • Ban depan ±30–40%


📌 Contoh Perhitungan Nyata

Misal:

  • Berat motor: 110 kg

  • Pengendara: 80 kg

  • Boncengan: 60 kg

  • Barang: 10 kg

Total = 260 kg

Masih aman karena di bawah 310 kg.


📌 Kenapa Tidak Bisa Dihitung dengan Rumus?

Karena load index ditentukan dari:

  • Struktur karkas ban

  • Jumlah ply

  • Material

  • Tekanan angin standar

Semua diuji secara laboratorium, bukan rumus matematika sederhana.


Kalau mau, saya bisa bantu hitungkan apakah ukuran dan indeks ban motormu sekarang sudah aman untuk berat kamu + boncengan 👌

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama